Halaman

“Kami adalah The Voice of Truth — berdiri atas kebenaran Kristus

Bermakna bahwa setiap suara, ajaran, dan langkah kami berpijak hanya pada kebenaran yang berasal dari Kristus, bukan dari pendapat manusia.

Kebenaran yang Ditanam di Awal Penciptaan

Sejak di taman Eden, Tuhan tidak hanya menciptakan manusia untuk hidup, tetapi juga untuk mengenal; sebab di antara pohon kehidupan dan pohon pengetahuan, Ia meletakkan pilihan moral yang melahirkan kesadaran akan kebenaran

Kebenaran tidak pernah gugur bersama manusia, sebab Tuhan tetap berdiri sebagai sumbernya

Kejatuhan manusia tidak menghapus terang kebenaran, karena kebenaran tidak bergantung pada makhluk, tetapi pada Sang Pencipta yang tidak berubah

Ketika nubuat menjadi wujud, maka iman berjumpa dengan bukti; dan dalam pribadi Kristus, bukti itu berbicara melalui kasih dan kebenaran

Menggambarkan bahwa penggenapan nubuatan adalah jembatan antara iman dan realitas yang hidup dalam Kristus.

Konsistensi Tuhan menjemput umat-Nya adalah cermin dari natur Ilahi yang tak berubah; seperti kebenaran, Ia tidak goyah oleh zaman

Filsafat ini menegaskan bahwa ketetapan Tuhan dan kebenaran adalah satu sifat yang sama, kekal dan tidak berubah

Rabu, 08 Juli 2026

OTAK, AI DAN CONTROLE ELIT GLOBAL

KETIKA AI MENJADI "TUHAN BARU" DUNIA 


       Waktu semakin cepat, semakin 'mepet' , dunia tidak akan melambat bagi kita. 
Sebelumnya terimakasih untuk kawan -kawan yang menyempatkan  membaca tulisan ini and  i hope ini juga bisa disampaikan ke keluarga -keluarga, kawan dan lainnya. 
Kuseruput kopi dan Burger special ku, sambil scroll tiktok, dan  algoritma langsung bekerja, video video tantang Elit global, tentang zaman akhir.
Ada banyak ide, tema, dan narasi yang berseliweran di kepala saya, kerap melompat dari satu topik ke topik lain. Dari 10 bahan , ini yang kutulis lebih dulu.
Dulu, aku  pernah berpikir: “Seandainya ada teknologi yang membuat kita tak perlu mengetik, tapi sudah muncul kalimat-kalimatnya di HP .” 
Soalnya,  untuk orang orang yang suka menulis, terkadang saat mulai mengetik dan memikirkan struktur bahasa, ide di kepala justru buyar. Aku mendambakan teknologi yang tanpa kita bicara, bisa langsung merekonstruksi apa yang dikepala , menuangkan data atau kalimat dari pikiran kita secara otomatis. 
Ternyata sekarang tehnologi itu sudah ada.
       Film-film luar yang kita tonton sebenarnya adalah proyeksi dari dunia nyata. Banyak film menampilkan "kekuatan pikiran"—hanya dengan melihat dan berpikir, benda bisa bergerak. Ya, mengontrol objek dengan pikiran. Saat ini, peneliti telah mengembangkan AI (Artificial Intelligence) yang bisa membaca sinyal otak, bahkan lewat gerakan mata. Apa yang kita pikirkan , bisa diterjemahkan menjadi gambar, kata, atau video.
Apa ini sebuah kemajuan atau kewaspadaan ? Yuk kita bedah sedikit tentang Otak dan Pikiran.
Otak adalah mahakarya Tuhan yang luar biasa, rumah bagi jutaan keajaiban. Ia adalah "komputer super" sekaligus struktur paling kompleks di alam semesta. Setiap hari, kita beradu antara otak (logika) dan rasa. Setiap hari pula, pikiran berbicara kepada kita dan mengambil keputusan. Memilih jodoh  antara Juminten dan Tukiem yang memutuskan juga Otak 😁
🖍️Dari mana munculnya inovasi motor listrik karya anak bangsa? Ya, Dari pikiran dan ide.
🖍️ Apa yang dibutuhkan dalam sebuah kelompok atau organisasi? Kesatuan PIKIRAN. Why?  Organisasi itu seperti mesin besar, di mana setiap anggota adalah roda gigi yang saling terhubung. Supaya bergerak ke satu arah dan tujuan, setiap roda gigi harus berputar ke arah yang sama. Kalau tidak? Akan terjadi kekacauan, kerusakan, dan kemacetan.
Begitu pentingnya soal PIKIRAN. Banyak yang hopeless dan bundir, karena Pikiran.

Pertempuran Pikiran 

       Alkitab banyak bicara tentang pikiran. Kesalahan Hawa di Eden sebenarnya jatuh karena Pikiran. "Setelah kupikir- pikir, menarik juga buah ini " gumam Hawa. barulah ia bertindak. Pikiran atau planao sudah ada dulu , baru terjadi skandalizo (tindakan,prilaku). Satu hal yang perlu dicatat: setelah kejatuhan Adam dan Hawa, disana terjadi keretakan hubungan, yaitu terkikisnya kebergantungan manusia pada Pengetahuan (Daath) Tuhan. Segala pikiran keturunan Adam  sudah bersalahan.

  • Rencana Tuhan: Agar setiap pikiran manusia terhubung kepada-Nya, memulihkan hubungan. Pemulihan ini telah genap dilakukan di atas kayu salib.

  • Rencana Iblis/Antikris: Kebalikannya, agar pikiran manusia tidak terhubung dengan Tuhan, mengikis kebergantungan kita kepada-Nya. Manusia akan digiring di era “Kalau semua kebutuhan sudah bisa dipenuhi oleh teknologi, buat apa lagi butuh Tuhan?” Iblis ingin mencuri hal itu, pikiran dan kebergantungan itu. Bukankah Alkitab mengatakan bahwa Iblis adalah Pencuri?

Siapa yang tidak tergiur dengan kekuatan pikiran yang bisa melakukan apa saja?🤔 lalu , bagaimana caranya? Ingat, tidak ada yang gratis di dunia ini.
👉Perusahaan Elon Musk, Neuralink, telah berhasil menanamkan chip ke otak manusia pertama, memungkinkan orang tersebut mengendalikan teknologi hanya dengan pikiran. 

AI + Brain (Otak)  = Brain Computer Interface ( Menghubungkan Sinyal Otak dengan Mesin) 

       Sederhananya: kita tidak perlu lagi memegang mouse atau keyboard komputer. Dengan pikiran, kita bisa menggerakkan komputer. (Mungkin seru juga kalau kita bisa mengontrol orang dari jarak jauh agar bergerak membayar utang-utangnya,  kan? Hehe, jokes sikit, soalnya ini berat dan menguras pikiran. Namun simplenya, ujung dari semua cerita ini adalah tuntutan untuk masuk ke dalam "Sistem"—sistem yang sudah dipersiapkan oleh para elit dunia.
       Mungkin ada yang bergumam di balik cangkangnya, “Ah, saya tidak percaya. Ini kan cuma perkembangan teknologi biasa.”  Whatever. Segala sesuatu butuh persiapan. Pada akhirnya, setiap orang akan berusaha menyelamatkan dirinya dulu.
Apa yang terjadi jika kita masuk ke dalam "Sistem" tersebut? Bukan cuma Hak Asasi Manusia yang tergerus, melainkan juga Hak Asasi Pikiran.
Sebenarnya, cetak biru "kekuatan pikiran" ini sudah ada jauh sebelum AI. Kita mengenalnya sebagai TELEPATI. 
Sekali lagi, tugas Iblis adalah mencuri. Jika otak kita bisa diakses, dianalisis, dan dicuri, maka tidak ada lagi yang namanya privasi. Kita akan dikontrol, dibuat hilang kendali, dan kehilangan jati diri.
       Dalam ruang lingkup kecil saja, kita sering terjebak FOMO (Fear of Missing Out / ikut-ikutan)yang lagi trend, ada yang  karena merasa tidak enak hati, kita akhirnya ikut saja walaupun melawan nurani, sadar atau tidak, itu adalah bentuk kontrol. Pikiranmu dicuri, dan kamu kehilangan dirimu sendiri.
Begitu pula dalam lingkup religi atau agama. Mengapa manusia bisa bertahan dalam penyesatan? Karena informasi yang salah telah masuk ke alam bawah sadar selama berpuluh-puluh tahun dan menjadi belief system (sistem kepercayaan). Lihat saja dalam perdebatan agama: meski disodorkan seabrek data dan fakta, si penerima tetap bisa 'buta'. Why? Karena
 👉pikiran telah dicuri dan diikat.
       Dari pengalaman pribadi saya beberapa tahun lalu, saya tahu persis rasanya diikat dalam 'sesuatu', terhipnotize ideologi dari suatu circle, even though mereka claim as a Christian ,they actually have a satanic spirit. Apakah ikatan itu semengerikan itu? Ya, benar. Alkitab juga mengconfirmasi iblis terus berkeliling mencari siapa yang dapat dijatuhkan, membelenggu dalam kesesatan.
Perhatikan, Otak selain menjadi instrumen yang luar biasa, juga bisa 👉menipu diri kita sendiri. Apa yang kamu anggap fine saat ini, bisa jadi adalah sebuah ilusi dan jeratan.
Itulah mengapa arti dari pertobatan (Metanoia) adalah Perubahan PIKIRAN. Pikiran dulu yang diubah! Dan....
Inilah yang sedang diincar untuk dicuri: pikiran dan jiwamu (soul). Jiwa yang tidak lagi terikat pada Tuhan, sehingga cara pikir dan pandang menjadi  berantakan.  

Resiko Sistem Global dan Rapuhnya otak tanpa Iman

       Saat ini kita dimanjakan oleh kemudahan teknologi. Sambil duduk santai, kita bisa memesan GoFood, checkout keranjang kuning TikTok Shop, atau drama-drama korea yang berseliweran di tiktok. Siapa yang mau jika segala kemudahan ini ditarik? Rata-rata tidak ada yang mau. Lalu, bagaimana jika ingin terus mendapatkan akses tersebut? Syaratnya adalah masuk ke dalam SISTEM—masuk dalam program-program para elit dunia dan pemerintah. Dan Apa yang diciptakan di sana? Kebergantungan. 
Anda ingin dapat layanan kesehatan? harus bergantung pada 'mereka. Sekarang mengisi minyak mobil di pom bensin harus pakai barcode , bukan lagi uang fisik. Tanpa barcode, anda memiliki mobil juga tak ada gunanya kecuali mobil anda memakai tenaga surya. Nah bagaimana  kalau Rumah Sakit tak lagi memakai uang fisik dan harus ikut sistem dari 'atas' ? 
Saya masih ingat dulu bagaimana anak-anak sekolah yang tidak divaksin tidak diperbolehkan sekolah. Apakah one time kita siap anak anak kita tak bisa lagi sekolah atau kuliah kalau tak masuk "sistem " itu ? 
 
👉Hidup dan mati Anda akan dikendalikan oleh penguasa.

Jadi, apa solusinya? 

1. Berdoalah dan saling mendoakan. Anda mungkin berpikir, “Doa? Wah, kuno sekali argumennya.” Ya, memang DOA. Bersiaplah untuk tidak ke bioskop, tidak ke Starbucks, tidak naik pesawat, tidak bisa ke restoran lagi dll (karena kelak uang fisik di kota-kota besar tidak akan berlaku lagi). 
2. Jangan menerima "TANDA" itu, Tolak chip apa pun di tanam di tubuhmu, dan tetaplah BERDOA. Untuk apa? 🤷 Agar iman, pikiran, dan hatimu tidak tumbang, tidak dicuri, tidak kompromistis, tidak hypocrite dan agar pikiran kita tetap terhubung pada-Nya. Catat : 
sebagaimana Tuhan,Iblis pun  ingin menciptakan Kebergantungan.
       Doa adalah Cara bagaimana bergantung pada Kristus.
Come on simak ini. Secara ilmiah, otak manusia mengandung listrik. Cara kerja AI membaca pikiran setelah manusia masuk dalam "tanda" atau chip itu adalah melalui 👉gelombang listrik. Para elit global bisa mengontrol dan mengendalikan otak serta pikiran dari jarak jauh. Ingat, konsep telepati saja sudah ada sejak lama, jadi di tahun 2026 dan seterusnya, teknologi ini pasti jauh lebih berkembang pesat dan program itu pasti.

Lalu, apa yang terjadi saat kita berdoa?
Seperti yang saya sebutkan, tubuh kita memiliki listrik dan otak adalah pembangkit listrik alami. Yakobus 5:16 mencatat bahwa doa orang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Kata "kuasa" dalam bahasa aslinya menggunakan istilah energoumene (energi).
Saat berdoa dengan sungguh-sungguh, otak menghasilkan Gelombang Gamma pada frekuensi 36–44 Hz. Energi inilah yang 👉 menimbulkan rasa sejahtera, memicu ingatan super, kemampuan belajar makin upgrade, serta melahirkan intuisi, ide-ide.  Ada rasa keterhubungan atas segala hal ( kemampuan otak untuk  menghubungkan memory, emosi dan panca indra secara bersamaan dengan cepat. Misalnya : saat mencium aroma masakan tertentu, kita teringat dengan masakan yang mirip seperti masakan ibu, tiba -tiba kita ingat masa kecil dengan ibu anda dan kemudian merekam ulang peristiwa indah di masa lalu tentang ibu.

Kalau ini berhubungan dengan proses belajar Alkitab, misalnya : Saat anda  menjumpai kata "Persepakatan" (konspirasi ) contoh Yesaya 8:12 " dalam Alkitab, 
maka 'polisi' dalam kepala anda  yaitu amigdala (pusat memproses informasi ) akan membawa ke segudang  kejadian  yang pernah anda lihat atau amati  dimana saja , entah kumpulan artikel , dari alkitab itu sendiri atau pengalaman tentang "Konspirasi " yang kemudian akan memunculkan respon tertentu. Jika itu berbahaya , dan prioritas, maka anda memikirkan langkah-langkah yang tepat. 

Keterhubungan dan kebergantungan dengan 👉pikiran Kristus melalui Doa adalah KUNCI. Intuisi inilah yang kita butuhkan untuk : melihat situasi, membaca zaman, mengetahui apa yang harus dilakukan, dan menciptakan solusi. Ya, yang diperlukan adalah  Pengetahuan (Daath dalam bahasa Ibrani ) dan Kecerdasan dari Kristus.
" ... Tetapi kami memiliki pikiran Kristus."1 Korintus 2:16

 Doa yang sungguh-sungguh selama seminggu antara 10-12 menit mampu meningkatkan kinerja otak. aktivitas ini menghasilkan zat kimia yang membuang pikiran beracun (toxic)—seperti 
konspirasi mamon atau pikiran  menjagal pekerjaan dan pelayanan pihak lain seperti yang menjamur di pelayanan dunia nyata ataupun media sosial.
Tulisan ini mengajak  untuk mempersiapkan diri agar kita tetap terhubung secara emosional dengan-Nya. Melalui kebergantungan denganNya, kita mendapat pencerahan. Percaya tak percaya ,bahkan anda bisa melihat sesuatu yang belum terjadi, anda bisa melihat getaran setiap pergerakan orang di sekitarmu, membaca motiv yang tak tertulis,  Dan itu menjadi 'alarm' .
Luar biasa, kan ? 

Tetap jalani hari seperti biasa, nikmati waktu bersama teman-teman yang membangun dan keluarga, tetapi tetap bersiaga. Kita tidak punya waktu lagi untuk berkompromi. Di masa mendatang, jika Anda memilih masuk dalam sistem itu, tubuh Anda bukan milik Anda lagi. Analoginya, Manusia mirip karakter didalam game dan Elite Global adalah Pemainnya ,dimana karakter didalam hanya bisa bergerak melalui tombol si Pemain. 
sekali lagi, Berdoa dan Saling Mendoakan dengan komunitas kecil kita yang bisa saling membangun.
Pada akhirnya, hal terakhir yang tersisa dari kita adalah IMAN dan TUJUAN hidup kita, yaitu melakukan pekerjaanNYa. Ya, memang tinggal itu saja kalau kita menolak Sistem. 
Tugas kita adalah mempertahankan iman , sekaligus meneguhkan mereka yang masih mau mendengar. Tubuh dan pikiran kita bukanlah properti milik elit global. Pikiran kita adalah milik-Nya, segala sesuatu lakukan untuk Dia (Kolose 3: 17 ; 23)

Nama , Jabatan yang diperebutkan, Tumpukan uang, Validasi receh saat ini,  apakah berfungsi saat kita tak masuk dalam "Sistem" itu ? Jawabnya : Ga. Tetap akan dibatasi. Ingat, Manusia hanya tetap akan mendapat akses saat mereka memastikan kamu "ada didalam ",  kamu adalah bagian dari mereka. So,  Ambisi anda saat ini sikut menyikut tak ada gunanya, 
✍️Namamu yang mungkin saat ini telah dikenal, pakailah untuk  membawa orang  beriman ke Dia , 
✍️Integritas Iman yang kau bangun , pakai untuk jadi inspirasi intelektual , 
✍️Jabatan yang semakin tinggi bisa menjadi efek psikologis , untuk menjadi 'influencer' / memberi pengaruh  ke yang masih 'buta' (Jika orang penting yang bicara , dianggap lebih punya wibawa toh ),
✍️Skill yang kita punya bisa dipakai  untuk bekerjasama membangun komunitas didunia nyata untuk budidaya mandiri 
next saya bahas detail ), Entah anda secantik Lisa blackpink atau seganteng Lee Min Ho, semua tak ada artinya jika tak masuk dalam "sistem" itu, tetap saja anda harus mau 'menjual jiwa ' menjadi robot para penguasa. Mereka menjual KEMUDAHAN tapi bukan KEBEBASAN, kenyamanan semu adalah jerat . Bersama Tuhan, Kesalahan akan diperbaiki sesuai rancanganNYA, karena Dia adalah Bapa, sebaliknya bisa bayangkan saat anda dianggap Mesin rusak oleh para elite dunia ?
Ketakutan demi ketakutan didalam jiwa anda, karena bagi mereka Kesalahan adalah GAGAL FUNGSI. 

Jadi, apapun yang kita kerjakan, kita planningkan/programkan, kita ambisikan, Materi yang dikejar, Bisnis yang dibangun, Skill yang dibanggakan...
semua itu apa TUJUANNYA? Jadikan itu sebagai instrumen ( alat ) untuk tetap berpusat di Dia, membantu meneguhkan orang ke Dia. Pada akhirnya seperti ucapan Paulus : "dari Dia, oleh Dia, untuk Dia " 

Dulu , AI mengambil alih pekerjaan. Daripada perusahaan menggaji 10 karyawan dan mengeluh soal UMR, perusahaan merasa lebih bagus memakai AI . Tapi kini, AI mengambil alih pikiran, menjadi TELEPATI DIGITAL .bayangkan AI (Artificial Intelligent) lah yang MEMPELAJARI pola pikir manusia, bukan lagi manusia yang mempelajari, AI mempelajari apa yang anda tonton , apa yang kita minati dan membuat anda tetap stay di layar ponsel. Bukan hanya mempelajari tapi MEMBAJAK. Arah dan keputusan hidup diatur oleh AI, Bukan lagi arahanNya.
Ini bukan sekedar tehnologi tapi spirit, entitas jahat yang bekerja dibaliknya, sehingga membuat kemampuan alami dan kritis otak hilang, malas mikir.

Bangun komunitas kecil yang didalamnya kita bisa menaruh pikiran dan perasaan untuk Kristus 
(Filipi 2:5 ) , besi menajamkan besi, bukan untuk lebih meninggikan 'kingdom' masing-masing. 
Sekali lagi Memiliki Pikiran Kristus haruslah dengan BERGANTUNG padaNYA , agar terus kita belajar untuk tau KehendakNya :  kapan diam kapan bicara, kapan 'berperang' kapan berkontemplasi, mana pilihan yang dorongan emosional buta mana yang untuk kebaikan banyak orang,  memahami sudut pandang Tuhan VS  sugesti syaiton , kapan bekerja kapan istirahat 
kapan menerima kapan menolak.

Dan selalu ingat, Rancangan Tuhan untuk anak-anakNya rancangan damai sejahtera, rancangan iblis selalu untuk menghancurkan. Iblis adalah Musuh abadi Yesus, Di Padang gurun, Iblis tak berhasil mencobai, Iblis tidak bisa menang dari Yesus, thats why manusia adalah target, tidak mungkin Iblis berbaik hati padamu. Kita mengikut Yesus bukan karena diberi kemudahan-kemudahan dunia , justru kita di Kadoshkan berbeda dari dunia. Ikatkan diri dengan Kristus : 

1 Kor 6:17
"Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan ,menjadi satu roh dengan Dia "









Sabtu, 20 Juni 2026

Kedaulatan Tanah, Kelaparan global dan Tipu Muslihat Antikris (Counter ke Marcion)

 TUHAN PERJANJIAN LAMA MENYURUH ISRAEL MEREBUT TANAH.

      Seperti janji saya, topik menggugat Marcion yang mengatakan Tuhan dalam perjanjian Lama adalah Iblis karena kejam dan a b c d, saya akan bahas bagian perbagian , today disela -sela kesibukan , saya penuhi janji pada pembaca. Karena salah satu yang membuat saya semangat dan merasa harus lebih bertanggungjawab memberi tulisan yang terbaik adalah support dan apresiasi dari pembaca , Puji Tuhan ,saya dapat info dari pengurus website ini, ada beberapa dari STT yang ingin mengcopy tulisan saya.  Sungguh dengan senang hati, saya harap karya ini bisa memberkati pembaca. Saya berupaya menyajikan pesan dengan  jelas dan detail  agar bisa diterima dan dinikmati oleh semua kalangan ( seperti nikmatnya nonton drama melolo...ehhhh ) 😁 Saya juga berterimakasih pada Yesus untuk sahabat-sahabat tiktok saya yang terus mendukung pelayanan ini.

Well...ada satu narasi dari kelompok Marcion yang bilang " Tuhan Perjanjian Lama itu kejam dan aneh, karena menyuruh Israel merebut tanah dari bangsa lain.  Kalau mau mendiami satu tanah, harusnya tanah kosong dong... tapi ini masa yang sudah berpenghuni ?"

Taukah anda?....

Ini bukan hanya sekedar merebut atau mempertahankan, bukan sekedar ekspansi geografis tapi ini untuk menjaga kemungkinan terburuk dunia di ratusan atau ribuan tahun mendatang . Berapa banyak yang bisa berpikir sejauh ini??

TUHAN ITU KADOSH (KUDUS atau TERPISAH ) . Dia adalah  Spirit yang berbeda atau terpisah dengan spirit-spirit dunia. Setiap tanah yang tidak ada penyembahan pada YHVH ( Yahuah /Yahweh terserah apa fonetiknya ) disana akan ada penyembahan berhala, Setiap jengkal tanah yang tidak diisi pada Tuhan yang benar, disana akan diisi oleh ritual pada dewa dewa palsu dan itu adalah AKAR atau PINTU bagaimana ANTIKRIS bekerja. Sistem yang menggeser otoritas Tuhan dan mengganti dengan otoritas kegelapan, pola spiritual yang berlangsung SAMPAI SEKARANG. 

Contoh bangsa KANAAN. Keluaran 34:13 " Sebaliknya mezbah-mezbah mereka haruslah kau rubuhkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, dan tiang tiang berhala mereka kamu tebang"

Kanaan menyembah BAAL dan ASYERA ,dewa kesuburan. Tau bagaimana ritual bangsa ini untuk mendapat kesuburan ? dengan lakukan prostitusi kuil dan membakar anak hidup-hidup diatas altar.

Ibarat, kalau di komplek rumah anda ada seseorang yang yang lakukan ritual membakar anak hidup-hidup, kira kira digrebek polisi atau diamuk massa apa tidak ?? .....ya, bayangkan ini sudah jadi ritual kebiasaan satu BANGSA.

Jadi, kita ga usah menampilkan kebijaksanaan palsu, standard ganda yang sebenarnya karena sentimen dan kemandekan berpikir.  Ya, ketika Sentimen sudah mengambil alih kendali otak, objektifitas adalah korban pertama yang jatuh, Isinya bukan lagi berdasarkan substansi tapi berdasarkan kelompok, affiliasi atau kepentingan.

contohnya apa ?

kalau orang yang salah : "ini bukti kerusakan moral, gada ampun"
kalau diri sendiri salah : " ya...kan manusia tempatnya salah " 😆
Kalau TUHAN Perjanjian Lama menghabisi bangsa yang jahat : " YHVH itu iblis" 
waktu Yesus nanti melemparkan orang ke nerakoy alias neraka : " ya, itukan...kangkung bayam genjer bla bla " . ngeles . Ya, itulah.
kebijaksanaan palsu hanyalah kosmetik mempercantik bias yang buruk.

Next...

Pernah dengar Pepatah : " Siapa yang menguasai wilayah, akan menguasai dunia " ?Menguasai wilayah adalah kunci utama menegakkan kendali global. Saya sederhanakan...

Planning Antikris atau Elit Global adalah menguasai dunia, Pemerintahan di bawah satu sistem tunggal, mengendalikan sistem ekonomi. Sebenarnya, saat ini dunia sedang dibawa dalam sistem mereka, yang akan membuat manusia bergantung pada sistem.

contoh kecil saja,  kita sekarang dibawa pada peralihan uang tunai ke uang digital dan ini hanya langkah awal. Bayangkan anda tak bisa lagi duduk di starbuck, tak bisa lagi nonton bioskop, terbang dengan pesawat, tak bisa lagi kerja di kantor, tak bisa bayar sewa rumah, tak bisa menjual hasil bumi, kalau anda berada diluar "sistem"

(ingat covid tempo hari ? semua anak sekolah harus ada surat vaksin,kalau tak ada ya tak bisa masuk. Di kantor suami saya. semua harus sudah divaksin, kalau tidak ikut aturan maka harus out. Berpergian dengan pesawat , dibandara harus menunjukkan surat vaksin.  Kami ingat sekali dulu, saat kami sekeluarga di bioskop , satpam meminta menunjukkan surat vaksin. sementara kami tidak ada. Terpaksa bujuk bujuk sikitlah ke satpam....

Ya...kita digiring untuk ikut dalam Sistem. 

Nanti, barangsiapa yang tidak masuk dalam sistem, maka ia akan terisolasi secara ekonomi. Kelaparan sebagai senjata Penaklukkan.

      Terkadang untuk melemahkan satu bangsa bukan dengan peluru tapi dengan kelaparan. Kehancuran besar bangsa Indian ( penduduk asli Amerika ) terjadi lewat perampasan tanah . Salah satu Yang paling kejam adalah Removal Act tahun 1830 yang memaksa puluhan ribu warga pribumi untuk angkat kaki dan berjalan ribuan kilometer menuju wilayah Oklohama.

peristiwa ini dikenal dengan "Treal of Tears " ( Jalan Setapak Air Mata ) , dimana ribuan  orang meninggal bukan karena peluru, tapi karena KELAPARAN, PENYAKIT dan KELELAHAN DIJALAN. untuk merebut Tanah di wilayah Padang rumput besar ,pemerintah dan pemburu kulit putih sengaja membunuh jutaan bison , sementara bison ini adalah sumber makanan dan pakaian. Tau bison kan, yang mirip kerbau . Ketika bison punah, Bangsa Indian KELAPARAN dan tak punya pilihan lain selain menyerahkan tanah dan pindah. 

Now...sudah mulai jelas manfaat TANAH untuk kelangsungan hidup?

95 % pangan manusia dihasilkan dari TANAH. TANAH juga sebagai penyimpan air. 

MENJAGA TANAH,MENGAMANKAN MASA DEPAN. Ketika manusia mengalami kondisi yang darurat, kedaulatan runtuh, iman diuji, maka manusia terpaksa tunduk pada sistem. Setidaknya sudah dapat gambaran mengapa tanah itu sangat penting dan mengapa Tuhan menyuruh Israel untuk merebut dan  mempertahankan tanah Kanaan, kan ?

Noted : Sebelum bernama "Tanah Kanaan ", tanah itu tidak bernama. Dinamakan tanah Kanaan, karena Kanaan diduduki oleh cucu Nuh yang bernama "Kanaan"(kejadian 10:6). Sebelum Kanaan menjejakkan kaki disana ( 3000-2000 SM atau di zaman perunggu ),  tempat itu dihuni oleh manusia purba seperti Homo Erectus, Neanderthal dan Homo Sapiens purba. Bukan manusia seperti kita. Jadi, wajar YHVH menyuruh Israel merebut tanah yang adalah hak mereka, karena Cucu Nuh (Kanaan) punya hubungan silsilah dengan Israel. 

Apa yang dilakukan YHVH ribuan tahun lalu adalah bentuk Cinta dan kepedulian pada umat-umatNya agar dimasa depan tidak mengalami krisis dan tidak masuk dalam sistem tipu muslihat Antikris. Tanah adalah salah satu benteng pertahanan ketika manusia tidak ingin ditundukkan oleh Elit Global. YHVH ingin bangsa Israel menjaga kemurnian Iman dengan menaklukkan wilayah dan membawa Tuhan Israel, mengenalkan Yesus adalah YHVH ( sang AKU ) di semua wilayah. 

Mungkin , Kalau audience membaca artikel lain,alasan untuk merebut Kanaan adalah untuk mengamankan sebuah tempat untuk garis keturunan yang melahirkan  Messias dan   Ini adalah perspektif tambahan dari sudut pandang saya berdasarkan Pendekatan  :

HISTORIS - FENOMONOLOGIS ( menghubungkan masa lalu dengan masa kini, melihat sejarah , melihat perkembangan zaman dan mencari benang merah ) 

Iblis ingin anda bergantung padanya, dengan segala macam cara. Iblis ingin jiwa anda teralihkan, dengan bergantung dari teknologi, bergantung dari ucapan manusia, bergantung ekonomi pada pemimpin, kita sudah terbiasa dengan yang instan, saat kebutuhan semua tercukupi dengan tekhnologi, di zaman AI yang serba multi, bahkan mungkin dimasa depan, kulkas anda bisa jadi teman ngobrol 😁

Manusia adalah mahluk dependen (kebergantungan ) , hanya saja sering bergantung pada yang salah. Dengan semua kenikmatan yang terlanjur membuat kita kebergantungan, bayangkan seandainya semua dicabut, anda tidak bisa lagi menikmati fasilitas- fasilitas jika tidak mengikuti Sistem seperti  zaman now pesan makanan tinggal pesan gofood, right ? dan masih banyak kemudahan kemudahan yang sudah terbiasa manusia nikmati.

Disanalah Dibuktikan AUTENSITAS (kemurnian ) Iman
Apakah akan 'menjual diri'  demi sebuah sistem dari Antikris atau memilih tak bergeming, seperti saat Yesus tak bergeming dengan tawaran di Padang gurun : Makanan, Perlindungan (dunia ) dan Kekuasaan /Status . Memilih kompromi yaitu menerima semua aturan main atau Penolakan total (keluar dari sistem ) hidup mandiri di pedesaan, perkampungan, pedalaman , Terisolasi...Hidup dari Alam, Tanah ?

Sekarang , di beberapa negara sudah banyak yang membentuk komunitas survival mode untuk bertahan hidup, melarikan diri dari krisis dengan mengelola lahan bersama.  Misalnya konohana family di Jepang : berlokasi di prefektur Shizuoka, komunitas yang berisi puluhan orang yang hidup dari bertani organik, dan masih banyak lagi.

Intinya : Tanah  dan Kerjasama. Itu yang  TUHAN PERJANJIAN LAMA perintahkan pada bangsa Israel jadi contoh untuk umat manusia kedepannya untuk mempersiapkan diri. Jadi sangat prematur tuduhan Kalau YHVH itu kejam karena memerintahkan merebut tanah atau wilayah.

INGAT ! Alkitab mengatakan Rancangan Tuhan adalah damai sejahtera (untuk umat pilihanNya),

Tuhan ingin mencegah penularan rohani dari berhala-berhala , jika bangsa itu tidak disingkirkan, itu akan menjadi jerat dan perangkap bagi Israel juga bagi umat manusia. Ya,kalau mau terjerat...sendiri saja, jangan ajak-ajak...😌

Yesus Bapa memberkati













Selasa, 09 Juni 2026

GUGATAN TERHADAP MARCION - YESUS BUKAN YHVH KARENA MELANGGAR TAURAT ?

 TAURAT, SABAT DAN OTORITAS SANG RABBI AGUNG 

      Sering kali, pandangan gnostik kuno seperti Marcionisme-dan bahkan para kritikus modern-menggunakan narasi Yesus yang "menyembuhkan pada hari Sabat" untuk membangun premis bahwa Yesus sedang menentang Hukum YHVH di Perjanjian Lama. Mereka mencoba membenturkan karakter YHVH yang mereka anggap "kejam" dengan Yesus yang penuh kasih.  Btw, Saya harus membagi tulisan ini dengan beberapa bagian di tulisan yang baru,  supaya lebih spesifik, tentang tuduhan kekejaman YHVH yang hanya berdasarkan perasaan perasaan bukan Logika , tanpa melihat tujuan global dan kenapa Tuhan harus menyuruh Israel mempertahankan atau merebut tanah / wilayah (yang sering kelompok ini soundingkan " naah...lihat masa YHVH menyuruh merampas tanah, harusnya tanah yang ditempati adalah tanah kosong bukan yang sudah ada penghuninya..."

Ini ada hubungan dengan Iblis yang mencuri otoritas Adam semula untuk menguasai (Ibrani : Radah ) bumi.

Jadi saya akan bagi bab per bab, yang mungkin penjelasan ini jarang anda temui dalam bahasan bahasan publik ataupun artikel artikel, jadi ini sangat penting karena ada hubungan dengan keadaan zaman ini termasuk planning antikris. Tentu Tuhan tau apa yang terjadi ribuan tahun kedepan sejak kejatuhan, bukan ? Kerusakan kerusakan dimasa depan, ini yang sejak awal Tuhan ingin minimalisirkan.

Kembali ke Taurat dan Sabat .

But, tuduhan Marcion bahwa Yesus melanggar hukum Taurat runtuh, sewaktu saya  mengujinya dengan logika hukum Yahudi (Halakha) abad pertama. Jika Yesus benar-benar melanggar Taurat asli, ada satu pertanyaan krusial yang tidak bisa mereka jawab:

"Kalau Yesus melanggar Sabat (dalam artian Taurat Musa), mengapa Dia tidak pernah dijatuhi hukuman mati secara resmi berdasarkan hukum Taurat oleh Sanhedrin saat itu?"

Jawabannya jelas: Karena secara hukum Taurat tertulis, Yesus tidak bersalah. Yang Yesus lakukan bukanlah pelanggaran hukum, melainkan sebuah debat yurisprudensi (tafsir hukum) antara seorang Rabbi Agung dengan para pemuka agama di zamannya.


TAURAT LISAN VS PAGAR TRADISI LISAN 

       Di tulisan saya sebelumnya, saya sudah jelaskan kronologi :

1. Mulanya Tuhan Israel menurunkan Torah dalam loh batu , dekalog ( 10 perintah Adonai)

2. Tentu saja sebagai pembuat Hukum tertinggi, Dialah yang berhak untuk menafsirkan ,menjabarkan, atau MEMANDU sesuai dengan keabsolutannya.

3.Dalam perjanjian lama,Tuhan langsung berbicara pada nabi nabi dan umat itu, terkait apa yang harus dilakukan bangsa itu ,artinya  Tuhan ingin umat itu benar benar tergantung dan mengikut YHVH. 

4. Masalahnya, sejak pemberontakan Eden, ada keterpisahan manusia dengan Tuhan dan ada yang rusak. Apakah itu ? Kemandirian moral dan Pengetahuan. Bukan lagi berdasarkan totalitas pengetahuan ( Daath ) Tuhan, bukan lagi kemandirian yang berdasarkan Kebenaran mutlak Tuhan, tetapi kebijakan, pengetahuan dan kalkulasi ritual mereka sendiri.

5. Begitu juga dengan apa yang dilakukan oleh pemimpin yahudi, Rabbi Rabbi yang menafsirkan, menjabarkan Torah yang semakin lama semakin jauh dari sumbernya, pagar ini mengalami distorsi alih alih tadinya ingin berdedikasi.

Untuk itulah Yesus bilang : "Percuma mereka beribadah padaKu ,tapi perintah yang mereka lakukan adalah perintah-perintah manusia "

Mereka melarang murid-murid Yesus memetik gandum karena dikategorikan sebagai Melekhah (pekerjaan menuai / mengirik ) dalam 39 aturan Sabat buatan Rabbi, padahal 👉Taurat tertulis tidak pernah merinci sekaku itu untuk kasus kelaparan darurat.

Supaya kita paham kenapa  Yesus dianggap "melanggar" oleh orang Farisi, kita harus membedakan struktur hukum Yahudi yang berkembang sejak masa pembuangan hingga abad pertama:

TORAH SHEBICHTAV (Taurat Asli)     

10 Perintah Adonai & Hukum Musa (Loh Batu)

Contoh: "Kuduskanlah hari Sabat"

Tak ada Penjelasan spesifik bagaimana menguduskan Sabat, maka Rabbi Rabbi menafsirkan bagaimana cara menguduskan hari Sabat dan membentuk point point pekerjaan yang tak boleh dilakukan, ada 39 point, lebih lengkapnya boleh cusss ke tulisan saya 👇

https://www.voiceoftruth.net/2026/02/paulus-kristen-taurat-musa-terkutuk.html?m=1https://www.voiceoftruth.net/2026/02/paulus-kristen-taurat-musa-terkutuk.html?m=1

Dan setelah itu ada juga "PAGAR"  atau hukum Syag La-Torah.

SYAG LA-TORAH (Pagar)  

Yaitu aturan sekunder para Rabbi (Misnah/Talmud)

Misalnya : dalam hukum asli tidak boleh menyentuh barang A. Maka para Rabbi membuat aturan larangan memasuki ruangan dimana tempat A itu ada. Jadi, jangankan menyentuh A, untuk masuk keruangan itu saja tak boleh.

atau misalnya "Tidak boleh menyalakan api", maka Rabbi membuat aturan sekunder : Tidak boleh memegang alat. Jadi, jangankan menyalakan api, memegang alat saja sudah tak boleh, jadi ini adalah "pagar" agar Perintah yang sebelumnya tidak terlakukan.

Para Rabbi ingin menjaga Taurat, tapi sering sekali jatuh hanya pada ritual ritual atau packaging yang bukan lagi esensi dari taurat itu. 

Yesus sebagai Rabbi punya hak ,dan wewenang untuk mengkritik keras para Rabbi menafsirkan dan mempraktikkan. Jadi , Yesus bukan melanggar Taurat tapi mengkritik penafsiran yang sudah terdistorsi dari Hukum yang pertama dan mengkritik kemunafikan Farisi. Misalnya : Yesus mengkritik tradisi Rabbi yang mengizinkan mempersembahkan harta mereka sebagai persembahan ke bait Allah tapi mengabaikan kewajiban utama untuk memelihara ortu yang miskin (markus 7:10-13)

Kalau sekarang, ada kasus yang karena memberi persepuluhan, tapi kasih untuk menolong ortunya diabaikan 😁 . 

Bagi Yesus ,para Rabbi banyak yang ibarat "menyaring nyamuk tapi menelan unta,

 "Sangat teliti menghindari najis yang kecil, tapi mengabaikan dosa yang besar"

Terjebak dalam legalistik dan ritual padahal yang paling utama dalam Torah itu adalah : Keadilan, Belas Kasihan, dan Kesetiaan. "Manusia untuk sabat , atau Sabat untuk Manusia ?" (Mark 2:27)


PIKUACH NEFESH dan KALVACHOMER

Ini adalah 2 Senjata Hukum Yesus 

       Dan ini yang penting, kenapa Yesus tidak pernah melanggar taurat, yaitu Pikuach Nefesh. Banyak yang gagal memahami Alkitab karena tak belajar budaya Yahudi, tapi ada juga yang kebablasan keyahudi-yahudian sampai lupa secara kebangsaan, dia adalah Indonesia, alih-alih mengenalkan baju tradisional bangsanya, lebih mengkultuskan jubah-jubah Yahudi, ada yang mengaku yahudi mesianik tapi dirinya suku Batak, Jika  Marcion hadir sebagai anti yahudi, saya mewakili Kristen Tuhan Esa "Only Jesus " berakar Yahudi yang benar sebagai jembatan semua paham-paham yang bablas. Tantangan berat saya seberat dollar naik adalah bukan karena kita tidak mampu mendebat, tapi karena ketidakseimbangan cara belajar lawan dengan waktu berjam-jam kita belajar everyday, belum lagi effort menulis yang bolak balik harus kita baca, ulang, perbaiki. Menulis bukan hanya duduk, keluar ide, selesai. Mulai dari draft kasar diawal, perbaikan struktur, diksi, teknis dan lain lain bisa berhari hari, gaess 😁

Semua untuk Kebenaran dan kemuliaanNya, harus ada effort dan bayar harga yang lebih dari sekedar cuap-cuap  karena Setiap pengajaran hanya 2 : Mengedukasi atau menyesatkan. Saya berterimakasih untuk siapapun yang mengapresiasi dan mengajak kita semua jangan berhenti belajar 🙂

Termasuk Marcion, ketika membaca alkitab sebenarnya itu adalah proses forensik intelektual, saat membaca , kita membedah struktur logika bukan hanya tumpukan kata yang kelihatan wow ..

Misalnya ketika Marcion bilang bahwa Musa tertipu , Musa berpikir yang bertemu dengannya adalah YHVH ternyata iblis. 

Maka, logika sederhananya adalah : " Kalau Musa saja tertipu maka kita harus meragukan semua tulisan Musa. PB juga tak punya integritas. Maka rantai Kausalitasnya (sebab - akibatnya) adalah :

Yesus pun tak usah kita percaya toh. bisa biasanya Yesus menyuruh kita pergi ke tulisan Musa , sementara Musa juga tertipu. Dan sebenarnya Marcion juga sedang berdusta dengan mengatakan "Kita harus percaya Yesus saja " , tapi justru dari logika berpikir Marcion, Yesus sedang nge -prank umat manusia.

            kacau..kacau..kacau mania.. 

welll..lanjut. Marcion tidak tau ada yang namanya Pikuach Nefesh.

 Dalam perdebatan Sabat, Yesus menggunakan prinsip hukum Yahudi yang sah, yaitu Pikuach Nefesh (menyelamatkan nyawa melampaui Sabat). Dasar teologis yang digunakan bahkan disepakati oleh Talmud ( panduan hukum dan etika Yahudi )di kemudian hari, mengutip Imamat 18:5 

"Kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku... orang yang melakukannya, akan hidup karenanya." Artinya: Manusia harus hidup karena hukum Tuhan, bukan mati atau menderita karena hukum Tuhan.

Simpelnya : Kamu boleh melanggar Taurat terkhusus Sabat ,kalau itu berhubungan dengan keselamatan atau nyawa manusia.

https://www-myjewishlearning-com.translate.goog/article/pikuach-nefesh-the-overriding-jewish-value-of-human-life/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

Jadi, ketika Yesus dibilang melanggar sabat saat menyembuhkan orang juga murid Yesus memetik gandum, Yesus menampik kemunafikan mereka  : 

"Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu jatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengangkatnya ke luar? Bukankah manusia jauh lebih berharga daripada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."

Singkatnya , Rabbi Yesus bilang : " Dombamu saja yang hewan, kau selamatkan saat Sabat, ini manusia yang jauh lebih berharga "

(mungkin kalau saya disana, ikut nyeletuk : cie..cie..kalah saing ni yeee..." 

Yang dilakukan Yesus adalah KAL VACHOMER  (Dari Kecil ke Besar)

Prinsip ini menetapkan aturan: jika suatu kondisi atau hukum berlaku dalam situasi yang dianggap "kurang penting" atau ringan, maka kondisi tersebut secara otomatis berlaku pula dalam situasi yang lebih penting atau berat.

Ketika Yesus menyembuhkan orang sakit atau membela murid-Nya di hari Sabat, Dia menggunakan argumen logis Kal Vachomer. Cuss kita buka  Lukas 13:15-16:

Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."  Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"


🖍️Hal Kecil (Premis Minor): Melonggarkan ikatan lembu atau keledai untuk memberi minum di hari Sabat itu sah dan diizinkan oleh tradisi Rabbi demi belas kasihan pada binatang.

🖍️Hal Besar (Premis Mayor): Manusia (keturunan Abraham) yang diikat iblis selama 18 tahun jauh lebih berharga daripada seekor lembu.

✅Bagi humanisme teosentris Yesus, menunda kesembuhan dan membiarkan manusia menderita pada hari Sabat—padahal kuasa pembebasan itu ada—justru merupakan kejahatan moral

sederhananya : Binatang saja kau kasi minum waktu sabat, masa ini Manusia keturunan Abraham ga boleh disembuhkan ?

ini adalah contoh debat hukum Yahudi ( kal vachomer , yaitu argumen dari hal kecil ke besar ) 

Ada perbedaan tafsir pikuach nefesh menurut golongan farisi dan eseni untuk sesuatu 👉 yang benar benar akut. Jika penyakit kronis, atau nyawa sudah diujung tanduk, baru sabat boleh dilanggar ( ini yang disebut akut ) . Tapi Bagi humanisme Yesus, membiarkan orang menderita tanpa ditolong pada sabat walaupun penyakitnya tidak mematikan saat itu juga, adalah kejahatan moral. Kalau para Rabbi saja mengizinkan pelanggaran sabat ringan demi menyelamatkan atau memberi minum binatang, berapa lebih berharganya manusia.

Hanya 3 yang tidak boleh dilanggar saat sabat dan lebih baik mati syahid :

1. Menyembah berhala ( avodah zarah)

2. Pembunuhan orang lain ( sefichat damim)

3. Perzinahan (Gilah arayot )

Jadi, gugur semua tuduhan bahwa Yesus bukan YHVH yang bertemu Musa , dengan alasan Yesus melanggar Taurat . Bagaimana Yesus melanggar, sementara tujuannya adalah untuk menggenapi? Hukum Taurat versi awal yang murni yang diturunkan dalam loh batu mana yang dilanggar Yesus ??  Yesus adalah YHVH itu sendiri, bukankah Marcion juga menganggap bahwa taurat Musa sudah dibatalkan ? Jika Yesus bukan YHVH itu, lalu apa VALUE , apa pentingnya harus disalib ? untuk apa harus ada penumpahan darah ? Siapa Yesus yang membatalkan Taurat Musa ? Jika YHVH dalam perjanjian Lama adalah iblis, maka Iblis sedang menurunkan 10 perintah ke Musa  yang isinya : hormati ayah ibu, jangan membunuh, jangan berzina , jangan mencuri..

ini iblisnya lagi amnesia, cosplay, salah makan obat, atau apa ? 🤔

Yesus mampu membatalkan seperti nubuat dalam perjanjian Lama , akan memberikan satu perjanjian baru (brit hadassah ) , karena Yesus adalah Penguasa yang berdaulat, pemegang supremasi (dominasi )mutlak , Yesus adalah Tuhan Israel sang Legislator dan Musa adalah Mediator . 

Yesaya 33 : 22 

"Sebab TUHAN adalah Hakim kita, TUHAN adalah pembuat Hukum kita, TUHAN adalah Raja kita..."

dalam Perjanjian Baru (brit hadassah ), Yesus akan menghakimi yang hidup dan mati ( 2 tim 4:1).

Mengenalkan bahwa Yesus adalah Adonai Israel harus berangkat dari sejarah Tanakh (Perjanjian Lama ) dan mengenalkan ke bangsa-bangsa pula bahwa Tuhan Abraham. Ishak, Yakub adalah Yesus . Yohanes 8:24 

"...sebab jikalau kamu tidak percaya AKU ADA (Ehyeh Asher Ehyeh ) , kamu akan mati dalam dosamu"  (hoti ego eimi apothaneisthe en tais hamartiais humon )

keluaran 3:14 Ehyeh Asher Ehyeh (qal imperfect : waktu lampau, sekarang dan masa depan), dalam sains quantum ini bicara ketidakterbatasan, yang tidak memiliki kronologi waktu, kekekalan, yang ada sejak semula tanpa waktu dan ada terus selamanya, semuanya dirangkum dengan kata " saat ini " , dalam Yohanes 8:24   ( terjemahan yang tepat "Aku Ada"  adalah present indikatif aktif , yaitu yang sedang berlangsung sekarang, dan juga sesuai dengan pengertian "EN ARCHE " ( Yoh 1 / permulaan, prinsip dasar, sumber utama  ) 

Yesus adalah YHVH ,Sang KEBERADAAN. Puji Tuhan Yesus Adonai, Bapa kita....





Jumat, 10 April 2026

HO LOGOS, EN ARCHE & QUANTUM (Yoh 1)

 Salam Tuhan Echad dalam nama Yesus Kristus...


      Beberapa hari lalu , saya menyimak perdebatan antara Saksi Yahova dan Partner saya Jesus only, dan dari pihak Saksi Yahova nyeletuk "kalau tau Fisika, pasti kalian mengerti Tuhan " . But Why hasilnya kok Yesus ciptaan dan Yesus masih ada Tuhan lain , ada Tuhan besar dan tuhan kecil yang berbeda ? Justru dengan hadirnya yang bernama "Fisika  Quantum,  semakin mencerahkan dibagian Omnipresent (mahahadirnya Tuhan) , seperti salah satu peristiwa Yordan dalam penglihatan roh, ada suara Bapa, ada Anak yang berfisik dan Roh Kudus (Ruakh Haqodesh) yang menyerupai burung merpati adalah Keberadaan Yesus sendiri yang melampaui ruang dan waktu. Yesus yang ada sejak permulaan dan melaluiNYalah segala sesuatu diciptakan.

En Arkhe En ho Logos (Yoh 1)

       Arkhe adalah titik awal, titik berangkat, titik mula sekali sebelum segala sesuatu ada, sumber, prinsip pertama, unsur dasar, sesuatu yang menjadi pertama dalam satu rangkaian. Rangkaian alam semesta dan segala apapun yang ada, realita yang ada saat ini berasal dari 1 Sumber , berangkat dari penyebab pertama. sejajar dengan bahasa Ibrani : Bereshit (  Bet (ב), Reish (ר), Aleph (א), Shin (ש), Yod (י), Tav (ת)

Reish dari akar kata R - a - Ah (kepala, sumber ) Sebelum ada Waktu, Dia ADA.

       Seorang ilmuwan Niehl Bohr bilang bahwa segala sesuatu yang kita sebut nyata terbuat dari hal hal yang tidak dapat dianggap nyata. Tidak nyata bukan berarti tak ada. Nyata : Gamblang, Berfisik, bisa dilihat, disentuh , Jelas, tidak samar samar, dialami langsung , bukan just imajinasi. Bahasa Niehl Bohr jika dikonversi :  sesuatu yang ada ini berasal dari sesuatu yang  samar- samar, Tidak diketahui , Tidak terlihat. Ini yang dalam Bahasa Ibrani ,disebut EINSOF ( tidak terbatas ,infinity, tidak terhampiri;  1 tim 6:16 ) Tepat disebut Alpha Omega,  yang terdahulu dan terkemudian (Yesaya 48:12) , Rishon dan Acharon . 

Yesaya 44:6 (Ani Rishon V'ani Acharon)

Yesus adalah Keberadaan sang Einsof , yang awal dan akhir tersebut. Ini salah satu yang membuat Farisi dan ahli taurat murka, karena Yesus jatuh pada penistaan agama.

------------

Segala sesuatu muncul dari alam yang tak terlihat, sama seperti organisme hidup lainnya. Proses mistis ini bisa disebut Ekologi Quantum, karena ia dibangun dari dalam dirinya sendiri

    Segala sesuatu berasal dariNya, dan kembali padaNya. hanya Dia yang tercatat yang  memberikan nafas kehidupan (Nishmat Hayim) pada Adam.

Bicara Quantum, saya kutip kalimat ini  :" ....tidak dapat dijelaskan berdasarkan sains semata, artinya tidak dapat dijelaskan dengan pikiran sadar, karena pikiran sadar pada dasarnya berfungsi berdasarkan asumsi bahwa realitas kita bersifat fisik ."

Yap..sementara kita juga punya pikiran alam bawah sadar, ada realitas yang bukan fisik. bukan tidak ada, tapi tidak kelihatan

       Yang diluar jangkauan dan realitas fisik ini yang disebut EINSOF (Terang yang tidak terhampiri) . Dia ada dalam ketidakadaan waktu. Kita bisa mengingat peristiwa kemarin sebagai bentuk kenangan dari pengalaman sebelumnya, dan itu tidak ada dalam pola linear ( garis lurus) . Dalam fisika klasik, waktu berjalan satu arah : dari masa lalu ke masa depan ,dalam fsika Quantum itu tidak ada. Masa lalu sekarang dan masa depan itu non linear, bersamaan. melampaui batas waktu. kita tau waktu karena ada waktu itu sendiri. manusia mengalami kebosanan karena tau waktu. Dan di Surga tidak ada waktu. Dimensi atas bicara quantum dan dimana Sesuatu bisa berada dalam beberapa keadaan waktu sekaligus. untuk itu Yesus adalah sang Maha Hadir yang  melampaui waktu dan jarak. Waktu yang ada pada kita saat ini seperti ilusi.  Bagi Dia, 1000 tahun waktu kita sama sperti 1 hari WaktuNya (2 Petrus 3:8) 

Untuk itu Alkitab mengkonfirmasi tentang penebusan itu : Kita dikuduskan sekali untuk selamanya ( Ibrani 10:10) dan kurban itu sekali untuk selamanya ( 1 Petrus 1:18-19)

Yang ada adalah SAAT INI.

       Kenapa Tuhan tidak mengingat dosa lalu ?  karena tidak ada waktu linear di 'dunia'Nya. yang ada adalah "SAAT INI" . Dalam mekanika kuantum , dulu sekarang dan kedepannya terjadi BERSAMAAN. Semuanya itu terlihat di " SAAT INI"

       Anggap saja Kita saksi penyaliban, saat Yesus sebut "TETELESTAI"  , maka untuk Segala waktu didunia kita ( masa lalu, sekarang dan didepan ) adalah " SAAT INI ". Berlaku 1 KALI untuk segala zaman. "SAAT INI " Dia sudah menyelesaikan semuanya. orang orang pilihan sudah dikadoshkan. Tak mungkin ada penyaliban lagi. Status orang pilihan bukan lagi berdasarkan waktu lampau , sekali lagi, karena dalam Quantum : 

👉Waktu itu tak ada.

waktu lampau itu adalah waktu sekarang dan waktu sekarang adalah waktu didepan.

Ya sudah..Kalau Yesus bilang SUDAH SELESAI. itu melampaui segala zaman. Termasuk untuk Taurat Musa. Itulah sang Einsof  sebagai Sumber yang berada diluar pikiran dan waktu.

Tapi Alkitab dan hystori tentang ini tidak berhenti sampai situ.  Sang Awal menyatakan diri Nya. Hadir dalam realita kongkret sejak dari Perjanjian Lama. Einsof hadir bershekinah, masuk dalam dimensi kita, berdiam diri ditengah tengah bangsa Israel dan di konfirmasi ulang dalam Tulisan Yohanes,  bahwa Dia menyatakan/ memunculkan (ginomai) diriNya dalam daging (Yoh 1:14)

EHYEH ASHER EHYEH ( Aku Ada)

Einsof , sang Alpha yang dari Arche /Rishon dalam kitab Keluaran menyatakan diri sebagai SANG KEBERADAAN  (Ehyeh Asher Ehyeh ) pada Musa. "AKU ADA " / "AKULAH AKU"

✅Einsof : yang tak diketahui 

✅YHVH : penyataan diri Dia ADA

Untuk itu Yesus mengajak audience untuk pergi pada tulisan Musa. Musa lebih tau dari kita. Keberadaan yang nyata ini, ditulis kembali di

1 Yohanes 1:1 (TB)  Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami DENGAR, yang telah kami LIHAT dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami RABA dengan tangan kami tentang Firman hidup — itulah yang kami tuliskan kepada kamu. 

👉itu maka Yesus menyebut dirinya KEBENARAN ( aletheia : Tidak tersembunyi, Kenyataan sebenarnya, realita kongkret ) . Sang Tidak terjangkau, menyatakan diri sebagai Sang ADA, sang ADA yang dipanggil BAPA oleh bangsa Israel, oleh Daud,  hadir dalam realita kongkret. 

👉Ingin melihat yang tidak terjangkau itu, lihat GAMBAR nya : YESUS.

Ia adalah GAMBAR (eikon) Allah yang tidak kelihatan.

Eikon (representation ) :  FIGUR. POTRET. dengan kata kerja EIKENAI : "Terlihat seperti". Ia terlihat seperti tiang awan, terlihat seperti tiang api, terlihat seperti manusia .

Benang merah ke filipi 2: 7 

" Menjadi sama dengan manusia " terjemahan yang tepat untuk EN HOMOIOMATI ANTROPON adalah  Menyerupai, mirip manusia ( laki-laki). Eikon berbicara tentang BENTUK. bukan Kodrat. Bentuk/penampilannya terlihat seperti manusia (laki laki).  Makanya Yesus tidak berdosa, karena hanya Mengambil Bentuk / Penampilan ,bukan Natur. SANG ADA yang ada sejak permulaan adalah Sang LOGOS / Sang Davar / Sang Firman , Sang "SUARA" itu sendiri. hanya ada DIA pada mulanya. 

Jesus said : " Jika kau tak percaya Akulah Dia, kau akan mati dalam dosamu " Kalimat yang lebih tepat untuk 

"Hoti ego eimi "  adalah "AKU ADA ", jadi terjemahannya : "kalau kau tak percaya AKU ADA" kau mati dalam doamu. Merujuk pada Sosok yang bertemu Musa dalam semak belukar, Adonai Abraham, Ishak, Yakub, Tuhan Israel. 

✅Aku sang keberadaan itu ;

✅Aku yang ada dulu, saat ini  dan masa depan ;

✅Aku yang Eksis sejak Awal 

Dalam filsafat Yunani awal , Arkhe bukan hanya bicara titik waktu, tapi Prinsip dasar atau bahan dasar alam semesta. Dalam Ibrani kuno, kata BAR dalam  bereshit (pada mulanya, dalam kitab kejadian ) adalah ANAK.

sang ANAK itu adalah ho Logos, adalah "Sang Ada" ( YHVH)

👉YHVH adalah Einsof ( Yang tak Terjangkau, Tidak terbatas . Alpha omega ) yang juga dipanggil Bapa. Yesaya 63:16  "Ya YHVH Engkaulah Bapa kami"

Yesus adalah Dia yang ada dalam dimensi yang begitu tinggi, juga berdiam dalam dimensi manusia, di segala zaman, coz DIA ADA melampaui jarak , ruang, waktu. Beberapa ayat yang menunjukkan Dia adalah Prinsip Awal itu : 

✅ Yesus adalah YHVH sang Firman sebagai Prinsip Dasar dari segala sesuatu ( 1 Kor 3:11)

✅Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu ( Kolose 1:17)

✅Sumber segala sesuatu

1 Kor 8:6 ( terjemahan yang pas : Allah itu Esa. Bapa yang dari padaNya segala sesuatu, Tuhan itu Esa , yaitu Yesus Kristus yang olehNya segala sesuatu dijadikan.

✅Kristus KEPALA SEGALA SESUATU baik yang di sorga maupun bumi ( Efesus 1:10)

Yesus Kristus adalah Allah dan Tuhan yang Esa ( 1 ), Esa ( echad ) yang  sudah di nyatakan dalam shema Israel. Filosofi angka 1 dalam perspektif Ibrani adalah Permulaan, Keutuhan, Sumber.

Silahkan dilihat tulisan saya di website ini  lengkapnya tentang ECHAD.

Yesus yg adalah YHVH sebagai Sang Keberadaan, sang eksistensi yang dipanggil Bapa itu adalah Sang LOGOS, yang melampaui waktu dan zaman,

Filipi 2:10

"...supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,"

           Amin..Tuhan Yesus memberkati








Senin, 23 Maret 2026

🧛‍♂️BERHALA (IDOL) DALAM KRISTEN PROTESTAN🕌

 

BERHALA (IDOL)

(Suatu Bentuk Penyimpangan Rohani)

 

“Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya.” (Imamat 20:6).

 

“Aku percaya kepada Allah”, mungkin adalah salah satu pernyataan yang paling tidak bermakna yang bias kita buat hari ini. Mungkin juga hanya berarti bahwa kita sedang memandang diri kita sendiri dalam suatu cermin yang besar. Beberapa orang menganggap bahwa Allah adalah suatu “energi fisik”, “sesuatu yang lebih kuat dari manusia”, ataupun “sesuatu kekuatan batin untuk memimpin manusia pada kesadaran yang lebih mendalam.

Donald McCullough mengatakan : “…. Kita lebih menyukai ilusi tentang seorang allah yang lebih aman, sehingga kita telah memangkas Alllah untuk mendapatkan proporsi yang lebih dapat kita kelola”.

Teolog Swiss, Karl Barth memberi tahu kepada kita bahwa ada 2 cara yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan tentang Allah : pertama, adalah memulai dengan manusia dan akal sehat dan bergerak ke atas; yang kedua adalah memulainya dengan Allah dan menerima wahyu-Nya kepada kita.

Ketika kita memulai dengan manusia dan akal sehat dan bergerak ke atas, maka kita selalu menciptakan berhala. Godaan yang kita hadapi adalah mengundang gagasan-gagasan tentang Allah untuk masuk ke dalam benak kita yang sama sekali salah atau gagasan-gagasan yang mengececilkan keberadaan-Nya. Penyembahan berhala lebih dari sekedar menari di sekeliling sebuah patung yang terbuat dari perak atau emas; penyembahan berhala membentuk suatu gagasan mental tentang allah yang tidak mirip dengan Allah yang benar-benar ada.

Penyembahan berhala memberikan kehormatan kepada opini-opini kita sendiri tentang Allah, yang dibentuk sesuai dengan apa yang kita sukai. Penyembahan berhala menciptakan suatu gagasan tentang Allah menurut kehendak dan preferensi kita. Penyembahan berhala berarti memangkas keberadaan Allah pada “proporsi yang lebih dapat diatur”.

Berhala disebut dalam bahasa Ibrani sebagai “terāpîm”, bahasa Greek dipakai kata “eidōlon” dan kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan beberapa sebutan yakni “idol”=sesuatu yang dipuja; “household idol”=penghuni rumah berhala; “cultic mask”=topeng pemujaan; “divine symbol”=sesuatu yang disimbolkan sebagai Tuhan/simbol keagamaan (Kejadiann 31:19); “phantom”=hantu, khalayan, bayangan, gambaran, angan-angan; “an appearance”=suatu penampakkan; “fancy”=fantasi; “an idea”=buah pikiran, paham, gagasan, rencana.

Pengertian dasar dari kata-kata tersebut di atas adalah sesuatu yang mengandung/berisikan/memiliki roh jahat/allah palsu/iblis. (I Raja2 11:5,30). Suatu imajinasi/ khayalan yang melambangkan, menggambarkan, memerankan, menyerupai, atau dianggap sebagai dewa/allah palsu/ilah (KPR 7:41; I Kor. 12:2; Wahyu 9:20; KPR. 15:20; Roma 2:20; I Kor. 8:4, 7; 10:19; 2 Kor. 6:16; I Tes. 1:9; I Yoh. 5:21).

Bertolak dari arti etimologi/studi kata di atas, maka “berhala” dapat didefinisikan sebagai :

F Patung dewa atau ukiran lainnya yang dipuja sebagai “allah” (Maz. 115:3-8). Dalam PB (Perjanjian Baru), seseorang dapat dituduh/disebut sebagai penyembah berhala bila mereka lebih mementingkan benda-benda (misalnya uang) daripada Allah yang dikenal dalam AnakNya, Yesus Kristus (Kolose 3:5).

F Terafim yang berbentuk patung milik satu keluarga tertentu (Hakim2 17:5; I Samuel 19:13) dan dianggap sakral oleh pemiliknya sehingga ia (berhala) tersebut harus disembah. Orang Kristen/umat Tuhan dilarang untuk menyembah benda-benda tersebut (I Samuel 15:23).

F Sesuatu yang dianggap/dipercayai memiliki roh supranatural melebihi kemampuan manusia yang dilambangkan sebagai “allah/ilah” dimana manusia dapat melakukan upacara ritual keagamaan ataupun mempercayakan/menggantungkan kehidupannya di masa yang akan datang (Imamat 20:6).

F Segala sesuatu yang merampas kesetiaan manusia, padahal kesetiaan itu adalah mutlak untuk TUHAN Allah (2 Tim. 2:11-13; I Tim. 5:12; 6:10-11).

Polemik PL menentang keberhalaan, kebanyakannya dilancarkan oleh para nabi dan para pemazmur. Dalam rangka penentangan itu dikemudian hari Paulus menegaskan : “berhala adalah omong kosong, namun demikian punya daya rusak rohani dari setan-setan yang harus diperhitungkan, justru berhala adalah ancaman rohani yang sangat berbahaya (I Kor. 8:4; 10:19-20). Jelas, berhala pada dirinya adalah lompong hampa – buatan tangan manusia (Yesaya 2:8); susunan dan tampangnya menyatakan kesia-siaannya (Yesaya 40:18-20; 41:6-7; 44:9-20); kebesarannya yang tanpa daya mengundang cemoohan (Yesaya 46:1-2); hanya mempunyai penampilan luar kehidupan (Maz. 115:4-7). Para nabi menyebut “mereka” (berhala) secara mengolok-ngolok dengan sebutan gillulim=butir-butir tahi dan elilim=dewa-dewa cilik (Kamus Koehler).

Walaupun segala sesuatu takluk kepada TUHAN (Maz. 95:3), toh ada daya rusak roh jahat, dan praktik keberhalaan menjerumuskan manusia ke dalam hubungan maut dengan “dewa-dewa”. Hubungan dengan dewa apa pun akan membutakan orang yang menghubunginya dengan kebutaan rohani yang mamatikan hati dan akalnya (Yesaya 44:18-20). Dewa atau ilah apa pun yang disembah – sekalipun hanya “abu”, toh itu penuh dengan bisa penipuan rohani. Siapa menyembah berhala, ia akan sia-sia seperti berhala (Maz. 115:8; Yeremia 2:5; Hosea 9:10). Karena realita kuasa kejahatan di belakang berhala itu, maka dia adalah kekejian bagi Yahweh (Ul. 7:25), suatu hal yang menjijikkan (Ul. 29:17) dan adalah dosa paling berat, yakni perzinahan rohani, mengikuti berhala-berhala (Ul. 31:16; Hakim-hakim 2:17; Hosea 1:2).

Perbedaan yang tajam antara TUHAN dan berhala-berhala haruslah dinalar berkaitan dengan hidup, aktivitas dan pemerintahan. Berhala mustahil meramalkan dan membuatnya menjadi kenyataan. Berhala seperti dongeng-dongeng tercecer dalam perjalanan sejarah yang hanya  bergaung dan sirna (Yes. 41:5-7; 46:1-2), tapi Yahweh adalah Tuhan yang mengetahui segala sesuatu yang akan terjadi dan membuatnya benar-benar terjadi (Yes. 41:26-27; 44:7).

Penalaran dalam PB mempertegas dan memperjelas ajaran PL, dimana berhala-berhala adalah tidak berarti dan adalah racun/bisa rohani yang berbahaya. Sekalipun berhala itu bukan dalam wujud benda nyata : gabungan keberhalaan dengan dosa-dosa seks (Gal. 5:19-20; Ef. 4:19; 5:3; I Tes. 4:6; I Kor. 10:7,14) hendaknya dikaitkan dengan keserakahan (I Kor. 5:11; Ef. 5:5; Kol. 3:5).

Ada beberapa alasan mengapa orang Kristen secara sadar ataupun tidak, telah melibatkan diri dalam penyembahan berhala karena mempunyai begitu banyak gagasan yang sesat tentang Allah pada masa kini. Pertama, kita tidak sabar dengan kebungkaman-Nya dalam zaman yang serba membingungkan ini. Kita berpikir bahwa jika Alah itu mahakuasa, maka Ia akan mengakhiri penderitaan dunia ini, jadi kita membentuk seorang allah yang sabar terhadap kejahatan karena alasan-alasan yang sama dengan kita; ia tidak dapat berbuat banyak dalam hal ini. Atau kita berpaling dari kenyataan dan berkata bahwa iblis itu tidak ada. Hal kedua dalam penyembahan berhala adalah bahwa kita menginginkan Allah yang lebih toleran kepada kita, kurang menuntut, lebih tidak “menghakimi”. Suatu komitmen terhadap individualisme mendorong sifat alami kita yang ingin menyembah berhala. Alasan ketiga, sifat konsumerisme yang mendominasi kehidupan orang Kristen, berusaha menemukan allah yang paling sesuai dengan selera manusia.

Jadi, hakikat penyembahan berhala adalah menyenangkan pikiran-pikiran yang salah tentang Allah. Ketika kita menyusun suatu gagasan tentang Allah dari imajinasi kita, penyembahan berhala dalam hati ini sama buruknya dengan penyembahan berhala yang dilakukan oleh tangan kita.. Mereka yang terlibat dalam hal-hal seperti yang disebut di atas, secara sadar ataupun tanpa disadari telah sepakat dengan Thomas Paine yang berkata, “Pikiran saya adalah gereja saya”. Sehingga benarlah apa yang dikatan  teolog Perancis, J. Calvin : “pikiran manusia adalah pabrik berhala”. Dan setiap penyimpangan adalah pemberhalaan (I Yoh. 5:19-21).

 

🧏‍♂️SANGGAHAN TEOLOGIS PASKAH YESUS KRISTUS✝

 

BEBERAPA SANGGAHAN TEOLOGIS TERHADAP KEMATIAN YESUS KRISTUS PADA HARI JUMAT DAN KEBANGKITANNYA PADA HARI MINGGU

 

Setiap tahunnya, umat Kristen di seantero jagad raya ini merayakan Paskah Yesus Kristus. Ada dua babakan perayaan Paskah  yakni Kematian-Nya yang jatuh pada hari Jumat (biasa disebut Jumat Agung) dan Kebangkitan-Nya pada hari Minggu (pagi2 benar).

Namun, apakah tradisi gereja ini sudah sesuai dengan fakta sejarah yang tercatat dalam Alkitab?

Berikut ini pembuktian kekeliruan perayaan Jumat Agung dan Minggu Kebangkitan yang telah dianggap “benar” selama beberapa abad oleh gereja.

 

👉1.    Bila kematian Yesus pada hari Jumat maka perkatakan Yesus yang tercatat dalam Matius 12:40 tidaklah dapat dipercaya karena tidak cukup hari; 3 hari 3 malam (faktanya, 2 malam 3 hari; jadi tekor 1 malam)

👉2.    Bila kematian Yesus pada hari Jumat (yang disebut sebagai hari persiapan menjelang sabat - Luk. 23:54) maka terdapat beberapa keganjilan (sebagai keberatan) antara lain, setelah Yesus wafat pada jam 3 petang hari itu, Yusuf dari Arimatea datang kepada Pilatus menjelang malam meminta mayat Yesus diturunkan dan dikuburkan (Mat. 27:57-58; Mark. 15:42-43). Setelah permohonannya dikabulkan, Yusuf pergi membeli kain lenan untuk membungkus mayat Yesus (Mark. 15:45-46). Jarak antara Golgota ke rumah Pilatus diperkirakan 2 mil atau 3,2 km (Golgota berada di luar tembok Yerusalem kira2 300 m). Jalan menuju Golgota itu sempit dan terbuat dari batu-batu besar. Batu-batu ini semakin lama semakin licin dan membuat orang yang berjalan di atasnya mudah terpeleset. Waktu yang diperlukan oleh Yusuf utk tugas tsb. adalah kira2 1 - 1,5 jam. Sekembalinya Yusuf barulah mayat Yesus dapat diturunkan dengan sangat hati-hati, lalu dibersihkan (karena banyak darah di tubuh-Nya) kemudian di rempah-rempahi/dibalsem. Nikodemus telah menyediakan campuran minyak mur dan gaharu sebanyak 50 kati (Yoh. 19:39). 1 kati = 600 grm. 50 kati = (50 x 600)/1000 = 30 kg.  Waktu yang diperlukan, mulai dari menurunkan mayat Yesus, membersihkan, merempah-rempahi dan menguburkan kurang lebih 1,5 jam - 2,5 jam. Jadi, bila masa persiapan Sabat yang dimaksud adalah hari Jumat maka Yusuf, orang Arimatea, dkk tidak punya cukup waktu untuk menguburkan mayat Yesus karena sudah keburu masuk Sabat mingguan/Sabtu (perhatikan aturan Sabat; Kel. 20:8-10).

👉3.    Bila Jumat yang dimaksudkan sebagai masa persiapan Sabat mingguan (Sabtu adalah sabat mingguan bagi Yahudi) maka Imam2 Kepala dan para Farisi telah melanggar Taurat Musa tentang hari Sabat/Sabtu (Mat. 27:62). Mereka bukan saja melanggar Taurat tapi juga salah berhitung (Mat. 27:63-64) karena mereka kecolongan 2 hari (bahkan para penjaga  hanya berjaga-jaga 1 malam yakni hanya pada Sabtu malam; minggu pagi2 benar/hari masih sangat gelap Yesus sudah bangkit). Seharusnya, sebagai seorang Yahudi (yang sangat teliti dalam hal apa pun), para Imam Kepala dan orang2 Farisi mengatakan pada Pilatus seperti ini, “Tuan, perintahkanlah sejumlah pasukan/prajurit untuk menjaga kubur Yesus, si Penyesat itu hingga besok karena besok adalah hari ke tiga dimana Dia akan bangkit, seperti yang sering dikatakan-Nya. Waduh..., kami sudah salah hitung..., mestinya kubur itu sudah harus dijaga ketika Yesus dikuburkan pada hari pertama. Kami telah kecolongan... Murid-muridNya, bisa jadi telah mencuri mayat pada hari kemarin.” Tetapi Alkitab telah mencatat dengan tepat bahwa para prajurit Romawi telah menjaga kubur itu dari hari pertama. (Mat. 27:66)

👉4.    Bila kematian dan penguburan Yesus berlangsung pada hari Jumat maka Maria, ibu Yesus, dkk tidak akan sempat membeli bahan untuk rempah2, karena menurut penanggalan/kalender Yahudi, sejak jam 6 sore/matahari terbenam pada hari Jumat telah dihitung hari Sabat/Sabtu sehingga umat Yahudi tidak boleh lagi keluar rumah untuk kegiatan2 yang tidak bersifat rohaniah; mereka harus beristirahat menurut hukum Taurat. (Luk. 23:54-56b)

👉5.    Bila kebangkitan Yesus jatuh pada hari Minggu (hari pertama) maka seharusnya Malaikat TUHAN yang ditemui para murid di depan kubur Yesus yang telah kosong akan mengatakan, “TUHAN mu baru saja bangkit beberapa menit lalu. Mungkin Dia masih disekitar sini/belum terlalu jauh dari lokasi ini.” Atau “Dia baru saja bangkit dan sedang menuju Galilea beberapa menit... yach paling lama sekitar 1 jam lalu. Mungkin kalian dapat menyusul-Nya sekarang.” Tetapi sayangnya... malaikat TUHAN tidak mengatakan demikian. Malaikat TUHAN yang dijumpai para murid pada Minggu pagi itu berkata, “Dia telah bangkit dan telah mendahului kamu ke Galilea seperti yang pernah dikatakan-Nya”. (Mat. 26:32, 28:6-7; Mark. 16:7; Luk. 24:6) bdk. Mark. 16:9 versi MNT, TCNT, Clarke, Geneva Bible, Codex Vaticanus dan Codex Sinaiticus. Para murid tahu benar apa yang dimaksud malaikat TUHAN ketika ia berkata, “Dia/Yesus telah mendahului kamu ke Galilea”. Jarak antara Yerusalem ke Galilea lebih dari 45 km. Para murid Yesus mengerti bahwa bila Yesus telah mendahului mereka ke Galilea maka tidak mungkin Ia baru berangkat beberapa menit atau 1-2 jam sebelum kedatangan mereka di kuburan. Yesus telah mendahului mereka sehari perjalanan sebelumnya, yakni pada menjelang akhir hari Sabat/Sabtu. Mereka masih belum dapat bergerak karena aturan Taurat.

👉6.    Bila kebangkitan Yesus pada hari Minggu maka Ia sendiri (Yesus) tidak mampu membuktikan ucapan-Nya pada Ahli Taurat dan para Farisi bahwa “Ia-lah (Anak Manusia) adalah TUHAN atas hari Sabat” (Mark. 2:28; Mat. 12:8). Sabat dalam pemahaman Yahudi adalah hari perhentian/peristirahatan dari segala jenis pekerjaan yang bersifat jasmaniah (kepentingan diri sendiri). Yesus bangkit pada hari Sabat/Sabtu untuk membuktikan bahwa misi penebusan/penyelamatan umat pilihan-Nya telah selesai untuk kemuliaan Bapa-Nya (Yoh. 20:17). 

Dengan demikian, Yesus telah mengatup setiap mulut yang meragukan ke TUHAN-an Nya. Yesuslah TUHAN atas hari Sabat (hari yang diakui oleh bangsa Israel sebagai hari perhentian pekerjaan untuk memuliakan Yahweh/Jehovah).


Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.


💁‍♂️fides quaerens intellectum🧏‍♂️